Pada April 2025, Rucika Institute berpartisipasi memberikan materi pelatihan dalam kegiatan Diklat dan Sertifikasi Tenaga Terampil Konstruksi yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Garut.
Air bersih dan sanitasi tidak pernah lepas dari satu hal: perpipaan. Dan jaringan pipa hanya akan bertahan lama jika dipasang oleh tangan yang tahu caranya. Prinsip itulah yang mendasari Diklat dan Sertifikasi Tenaga Terampil Konstruksi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Garut pada April 2025, dengan Rucika Institute hadir sebagai pemberi materi pelatihan.

Salah satu tugas DPUPR adalah merencanakan, membangun, mengelola, dan mengawasi infrastruktur dasar masyarakat di bidang air bersih dan sanitasi melalui bidang Cipta Karya dan Penyehatan Lingkungan. Kedua sektor ini tidak terlepas dari sistem perpipaan, sehingga dibutuhkan tenaga terampil yang mampu mengawasi instalasi pipa sesuai standar. Pemilihan jenis pipa yang tepat dan sesuai kebutuhan juga sangat mempengaruhi usia layanan jaringan pipa.
Kegiatan ini diikuti oleh 22 staf DPUPR Kabupaten Garut. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai jenis dan material pipa, prosedur penyambungan pipa yang benar sesuai standar, serta pengujian kebocoran melalui hydrostatic test.
Sebagai instansi yang merencanakan, membangun, mengelola, sekaligus mengawasi infrastruktur dasar masyarakat, DPUPR memegang dua sektor yang sangat bergantung pada sistem perpipaan: Cipta Karya dan Penyehatan Lingkungan. Di titik inilah kebutuhan akan tenaga terampil menjadi krusial, bukan hanya untuk memasang, tetapi untuk mengawasi agar instalasi benar-benar sesuai standar. Salah memilih jenis pipa, dan usia layanan jaringan bisa terpangkas jauh sebelum waktunya.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memilih jenis pipa yang sesuai dengan kebutuhan proyek serta melakukan pengawasan pekerjaan instalasi pipa sesuai standar yang berlaku. Perencanaan dan instalasi merupakan dua tahapan yang saling terkait, perencanaan yang matang tidak akan optimal tanpa instalasi yang tepat, begitu pula sebaliknya.
Sebanyak 22 staf DPUPR Kabupaten Garut mengikuti pelatihan ini. Materi yang diberikan menyasar langsung persoalan di lapangan: jenis dan material pipa, prosedur penyambungan yang benar sesuai standar, serta pengujian kebocoran melalui hydrostatic test.
Harapannya jelas. Peserta tidak sekadar paham teori, tetapi mampu menentukan jenis pipa yang tepat untuk kebutuhan proyek dan mengawasi pekerjaan instalasi sesuai standar yang berlaku. Sebab perencanaan dan instalasi adalah dua sisi dari mata uang yang sama: perencanaan matang akan sia-sia tanpa instalasi yang tepat, dan sebaik baiknya instalasi, kalau rencananya dari awal salah, hasilnya akan gagal.